November 2018 - Qrah.Me

Selasa, 20 November 2018

Manfaat Durian - Kesehatan Tubuh


Manfaat Durian - Kesehatan Tubuh

Buah yang identik dengan duri dan wewangian yang khas ini, ternyata tidak melulu enak guna untuk disantap. Durian berisi aneka vitamin dan mineral, karbohidrat, lemak, serta protein. Kandungannya itu menyuguhkan guna untuk durian yang baik guna untuk kesehatan Anda.

Kabar gembira untuk Sahabat Sehat penyuka buah durian. Buah durian diam-diam berisi antioksidan yang lumayan tinggi. Tidak melulu itu, dalam 100 gram buah ini berisi selama 27 gram karbohidrat, 4 gram serat, 1,5 gram protein, 5 gram lemak, vitamin A sejumlah 44 IU, vitamin C selama 20 mg, magnesium 30 mg, fosfor 39 mg, dan mineral lainnya. Kandungan berikut yang diandalkan  dapat memberikan guna untuk durian yang baik guna untuk kesehatan tubuh Anda.

Kandungan dan Manfaat Durian

Pasti Sahabat Sehat pun penasaran apa saja guna untuk durian menurut kandungan di dalamnya, bukan? Simak penjelasannya inilah ini.

    Tinggi antioksidan
    Seperti yang dilafalkan di atas, buah durian berisi antioksidan yang lumayan tinggi. Antioksidan sendiri dikenal sebagai zat yang dapat mengayomi tubuh kita dari bahaya radikal bebas yang dapat mengakibatkan penyakit berbahaya, laksana kanker dan penyakit jantung. Radikal bebas ini adalahmolekul yang hadir di dalam tubuh sebagai reaksi saldo metabolisme. Radikal bebas ini bakal meningkat andai Sahabat Sehat merokok, atau terkena radiasi.


    Serat
    Manfaat durian lainnya datang dari serat yang terdapat di dalamnya. Serat dalam makanan yang terdiri dari buah, sayur, dan biji-bijian utuh terbukti menurunkan kadar kolesterol, bagus guna untuk peredaran darah, serta baik guna untuk kesehatan jantung.


    Kalium
    Durian pun berisi kalium yang diandalkan  dapat memberikan pelbagai kebaikan guna untuk tubuh. Setidaknya terdapat 436 mg kalium di dalam 1 buah Kalium sendiri dapat menolong tubuh dalam mengawal kesehatan otot, tulang, saraf dan pembuluh darah, serta menurunkan desakan darah tinggi.
    Tinggi karbohidrat

Bagi orang yang tidak mempunyai masalah dengan gula darah, guna untuk durian juga dapat didapat dari kandungan karbohidrat di dalamnya yang lumayan tinggi. Dalam satu buah durian, ada sekitar 150 kalori. Jumlah ini lumayan untuk menjadi sumber makanan penambah energi yang mengenyangkan.

Selain sejumlah jenis guna untuk durian di atas, durian pun secara tradisional diandalkan  dapat menambah gairah seksual, meredakan demam, bagus guna untuk penyakit kuning, desakan darah tinggi, malaria, dan mengobati luka. Sayangnya riset klinis guna untuk meyakinkan guna untuk durian itu masih paling minim dan belum bisa dipastikan.


Sudah Jatuh Cinta dengan Durian? Perhatikan Dulu Hal Ini

Cukup terkejut dengan guna untuk durian dan kandungan gizi di dalamnya? Tunggu dulu, tidak boleh terburu-buru melahap buah lezat ini. Meski wewangian dan cita rasanya paling menggoda, andai Sahabat Sehat mengonsumsinya berlebihan, buah ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut. Misalnya saja perut terasa kembung, muntah, dan bahkan diare.

Bagi kita penderita diabetes, usahakan urungkan niat Sahabat Sehat guna untuk mengonsumsi buah ini. Durian mempunyai kadar gula yang tinggi dan andai dikonsumsi tanpa pemantauan medis, berpotensi mengganggu kestabilan kadar gula darah. Di samping penderita diabetes, ibu menyusui dan ibu hamil juga dianjurkan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi buah ini.

Perhatikan pun saat mengonsumsi buah durian, dianjurkan tidak mengonsumsi alkohol bersamaan dengan buah ini. Durian berisi zat yang bisa menghambat kinerja enzim di drainase cerna dalam memahami alkohol. Jika dikonsumsi bersamaan, berpotensi memunculkan mual, muntah, dan jantung berdebar.

Bagi semua penikmatnya, guna untuk durian di atas akan meningkatkan rasa cinta mereka untuk merasakan Si Raja Buah ini. Tapi, untuk yang sedang menjalani pola santap khusus guna untuk menurunkan berat badan, usahakan memberi batas konsumsi buah ini sebab kandungan kalorinya yang tinggi. Demikian pun halnya dengan orang-orang yang memiliki situasi medis tertentu.