Peran Penting Ibu bagi Tumbuh Kembang Anak - Qrah.Me

Rabu, 09 Januari 2019

Peran Penting Ibu bagi Tumbuh Kembang Anak



  Peran Penting Ibu bagi Tumbuh Kembang Anak

Tak disangkal, orang tua adalahsosok utama yang menyusun anak. Peran orang tua, khususnya ibu, sangat urgen dalam mencukupi keperluan nutrisi, serta menstimulasi dan mengawasi tumbuh kembang anak masing-masing harinya. Anak bisa tumbuh dengan sehat, dan kemampuannya berkembang dengan baik, tak terlepas dari peranan ibu dan ayahnya.

Membesarkan dan mengawasi tumbuh kembang buah hati memang adalahtugas kedua orang tua. Namun umumnya, seorang ibu lebih merasa terbelenggu secara emosional sebab menjadi pihak yang berisi dan melahirkan. Hal ini diperkuat oleh studi yang mengindikasikan bahwa keterikatan emosional antara ibu dan anak bisa memperkuat daya tahan tubuh, menangkal penyakit, dan mempertajam kepintaran (IQ) anak.

Ikatan antara ibu dan anak merupakan campuran aspek psikologis dan biologis yang kompleks. Hubungan antara ibu dan anak bisa memengaruhi perkembangan otak, hormon pertumbuhan, dan situasi kesehatan anak secara umum. Oleh karenanya, ibu mesti menjadi nomor satu dalam menyokong tumbuh kembang anak melalui sekian banyak  cara.
Menyediakan Nutrisi

Dalam sebuah riset yang melibatkan anak-anak di bawah umur 12 tahun, terungkap bahwa orang tua adalahrole model anak-anak dalam urusan nutrisi dan pola makan. Ada pelbagai nutrisi yang urgen untuk terdapat dalam asupan gizi anak, seperti:

    Ragam nutrisi urgen untuk tumbuh kembang anak
    Nutrisi dalam makanan berperan urgen pada tumbuh kembang anak. Oleh karenanya ibu wajib meluangkan makanan dengan kelengkapan nutrisi, merangkum karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lemak baik.
    Omega-3 dan omega-6 termasuk dalam lemak baik yang tidak dapat diproduksi tubuh, sampai-sampai harus diperoleh dari makanan atau susu. Kandungan omega-3 dan omega-6 paling penting untuk perkembangan dan faedah otak anak.


    Sumber nutrisi penting
    Makanan yang adalahsumber omega-3 terbaik ialah ikan, laksana salmon, sarden, dan ikan kembung. Sedangkan omega-6 ditemukan pada minyak nabati. Namun bila konsumsi ikan dan minyak nabati belum terpenuhi. Bunda dapat menyerahkan susu rumus yang berisi omega-3 dan omega-6 guna untuk melengkapi keperluan gizi Si Kecil. Demikian juga andai anak Sahabat Sehat termasuk suka memilih-milih makanan. Omega-3 terdiri dari EPA, DHA, dan ALA.


    Kandungan nutrisi yang tak kalah urgen dalam susu rumus pilihan ialah beta glukan, yakni sejenis serat yang dapat menolong memperkuat daya tahan tubuh anak. Bersama dengan prebiotik laksana polidekstrosa (PDX) dan galaktooligosakarida (GOS), nutrisi yang ada pada susu ini pun baik untuk merawat kesehatan drainase pencernaan Si Kecil.

Menerapkan Kebiasaan Makan yang Baik

Di samping meyakinkan asupan gizinya terpenuhi, orang tua pun perlu mendidik Anak supaya Ia memiliki kelaziman makan yang sehat. Jika orang tua lebih tidak sedikit makan di depan TV atau mengerjakan gaya hidup tidak cukup aktif, maka anak pun bisa jadi besar bakal memiliki kelaziman yang sama.

Jika ibu hendak anaknya memiliki kelaziman makan yang sehat sampai-sampai dapat tumbuh dengan baik, kerjakan hal ini:

    Jangan pernah lewatkan sarapan
    Jadikan sarapan sebagai prioritas, sebab sarapan meluangkan sumber tenaga untuk otak dan tubuh anak dalam mengawali harinya. Anak-anak yang teratur sarapan terbukti terlindung dari risiko obesitas dan mengindikasikan performa yang lebih baik di sekolah.


    Menyediakan buah-buahan alih-alih camilan
    Studi mengindikasikan bahwa orang tua yang meluangkan dan menekankan pentingnya buah-buahan dan sayuran, mempunyai anak-anak yang terbiasa mencicipi makanan sehat. Sediakan buah-buahan dan sayuran alih-alih camilan tidak sehat yang berisi terlalu tidak sedikit gula, garam, atau MSG.


    Biasakan makan bareng dengan Si Kecil
    Di samping memilih asupan yang sehat dalam makanan dan susu Si Kecil, urgen juga untuk orang tua guna untuk mendidiknya supaya terbiasa menjalani pola santap sehat. Beberapa teknik yang dapat dilakukan yakni dengan menjadikan waktu santap saat sarapan dan santap malam sebagai momen bersama supaya orang tua dan anak dapat santap bersama, dalam kesempatan tersebut Bunda dapat mendidik anak mengenai pentingnya mengonsumsi asupan sehat. Biasakan juga supaya Si Kecil tidak terbiasa santap sambil menyaksikan TV.

Menstimulasi Perkembangan Anak

Menyediakan nutrisi saja belum lumayan untuk menyokong tumbuh kembang anak. Di samping kelengkapan gizi, tubuh kembang anak pun harus didukung oleh stimulus yang baik. Stimulasi pada lima tahun kesatu kehidupan tidak hanya dominan  positif pada perkembangan benak anak di masa ini, tapi pun kemampuan belajarnya di masa depan.

Lakukan stimulasi guna untuk perkembangan keterampilan kognitif, motorik, komunikasi, dan sosial, dengan cara:

    Kognitif
    Kognitif merupakan keterampilan intelektual, seperti keterampilan membedakan suara, tekstur, mengingat, dan meneliti masalah. Kemampuan kognitif dapat diajar dengan menyuruh anak bermain seraya belajar.


    Motorik
    Motorik mencakup keterampilan bergerak dan kemampuan koordinasi anggota tubuh. Anak yang bermasalah dalam keterampilan motorik barangkali akan kendala dalam belajar menulis, berenang, menggambar, menari, berbicara, atau mengerjakan gerakan yang membutuhkan ketepatan, seperti menciduk bola. Melatih keterampilan motorik pun dapat dilaksanakan sambil bermain.


    Komunikasi
    Kemampuan komunikasi anak berhubungan dengan keterampilan menulis, membaca, dan menjalin hubungan interpersonal, baik ketika ini maupun ketika dewasa nanti. Cara melatih keterampilan ini yakni dengan menyuruh anak bicara, mendendangkan lagu, dan membacakan dongeng, bahkan semenjak Si Kecil melulu mampu berkomunikasi dengan teknik tersenyum atau menangis.'


    Sosial
    Merangsang keterampilan sosial anak dapat dilakukan dengan teknik membiarkan anak bermain dengan anak lain, dan mengajarkan anak mengenali serta mengendalikan emosi. Berbagai permainan yang melibatkan khayalan juga bisa menstimulasi keterampilan ini, contohnya bermain boneka dan masak-masakan.

Memantau Tumbuh Kembang Anak dan Memilih Susu yang Tepat

Sebagai orang tua yang paling tidak sedikit menghabiskan masa-masa dengan anak, telah sewajarnya untuk mengawasi tumbuh kembang buah hati. Pertumbuhan dan pertumbuhan anak dapat diperhatikan secara teratur dengan membawa anak ke Posyandu atau praktik dokter anak guna untuk penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan serta memonitor peradaban perkembangannya.

Untuk menyokong kesehatan dan tumbuh kembang yang baik untuk Si Kecil, Bunda penting memahami pilihan susu rumus yang baik untuknya. Susu yang baik untuk Si Kecil berisi asam lemak esensial omega-3, omega-6, protein, serat alami beta glukan dan formulasi penyokong yang berisi prebiotik laksana PDX dan GOS untuk mengawal kesehatan pencernaan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh Si Kecil.   


Comments


EmoticonEmoticon