Fakta Mata Sipit - Qrah.Me

Senin, 18 Februari 2019

Fakta Mata Sipit


Fakta Mata Sipit

Mata sipit ialah salah satu ciri jasmani umum yang dapat digunakan untuk memisahkan satu orang dengan yang lain. Tetapi siapa sangka, ternyata mata sipit atau tamak kecil dapat menjadi di antara indikator bisa jadi adanya penyakit atau situasi medis tertentu.

Bentuk mata seseorang ditentukan oleh kelopak mata unsur atas dan bawah. Sudut mata yang dekat dengan hidung bisa tertutup oleh kulit dari kelopak mata unsur atas. Kulit yang memblokir ini dinamakan dengan lipatan epikantus. Lipatan ini menjadikan mata terlihat lebih sipit. Hal ini normal pada orang keturunan Asia.

Berbagai Penyebab Mata Sipit

Namun, pada beberapa kasus, mata sipit bisa menjadi tuntunan adanya situasi medis tertentu. Berikut ini ialah beberapa situasi atau penyakit yang dapat mengakibatkan mata sipit:

    Sindrom Down

Sindrom Down ialah kelainan genetik yang ditandai dengan kelainan jasmani dan perkembangan tubuh yang terlambat. Mata sipit, mulut kecil dengan lidah menonjol, unsur belakang kepala yang lebih datar, melulu ada satu guratan pada telapak tangan, dan berat badan serta panjang bayi baru bermunculan yang tidak cukup dari ukuran normal ialah ciri-ciri jasmani umum pengidap sindrom ini. Sindrom Down terjadi oleh sebab kelainan genetik pada kromosom 21.

    Sindrom alkohol pada janin (fetal alcohol syndrome)

Sindrom alkohol pada janin ialah gangguan fisik, mental, dan tumbuh kembang pada bayi yang terjadi dampak sang ibu mengonsumsi minuman beralkohol ketika hamil. Efek minuman keras bisa berlipat gSahabat Sehat pada janin dikomparasikan pada ibunya, khususnya pada tiga bulan kesatu umur kandungan.

Bayi dengan sindrom ini lazimnya mempunyai mata sipit dengan lipatan kulit atas mata yang besar, rahang atas kecil, kepala kecil, dan bibir atas yang lebih tipis. Koordinasi anggota tubuhnya buruk dan massa ototnya menyusut. Pertumbuhan dan pertumbuhan bayi dengan sindrom ini ingin lambat, baik saat masih sedang di dalam kandungan, maupun sesudah lahir. Bayi dengan sindrom alkohol pun dapat menderita kelainan bawaan pada organ tubuhnya, tergolong jantung, ginjal, tulang, dan telinga.

    Myasthenia gravis (MG)

Myasthenia gravis ialah penyakit autoimun yang menyerang jaringan saraf dan otot sehingga mengakibatkan otot rangka tidak dapat bermanfaat dengan baik. Hal ini terjadi sebab adanya gangguan pada transmisi sinyal saraf terhadap serabut otot. Salah satu tSahabat Sehat klinis MG ialah kelopak mata yang turun sampai-sampai mata terlihat sipit. Penderita pun dapat susah mengusung benda ataupun berjalan, susah bicara, susah menelan dan mengunyah, tidak jarang kelelahan, sampai mengalami penglihatan ganda.

    Mikroftalmia

Mikroftalmia ialah gangguan pertumbuhan mata yang terjadi semenjak janin. Penyakit ini menciptakan kedua atau di antara mata menjadi berukuran kecil. Di samping berukuran kecil, seringkali mata mempunyai anatomi (struktur) yang pun tidak normal. Penderita dapat merasakan kebutaan. Kondisi ini dapat diperkirakan terjadi sebab bayi merasakan infeksi atau penyampaian zat beracun ketika berada di dalam kandungan. Pada sejumlah kasus, mikroftalmia berhubungan dengan sindrom alkohol pada janin (fetal alcohol syndrome). Mikroftalmia pun dapat diakibatkan oleh kelainan genetik.

    Oftalmoplegia

Oftalmoplegia ialah kondisi kekurangan atau kelumpuhan otot mata. Penderita penyakit ini sulit menunjukkan penglihatan ataupun menggerakkan kelopak matanya sampai-sampai mata menjadi terlihat sipit. Otot-otot organ beda pada tubuh penderita pun dapat menjadi lemah. Kondisi ini bisa mempunyai sifat diturunkan (genetik) ataupun hadir karena hal penyebab lain, laksana stroke, tumor otak, cedera kepala berat, migrain, penyakit tiroid, atau infeksi.

    Nanophthalmos

Nanophthalmos ialah kondisi di mana ukuran mata paling kecil oleh sebab adanya kelainan genetik langka yang mengakibatkan gangguan pada pertumbuhan mata. Kata ’nano’ sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti ’kecil’. Berbeda dengan situasi mikroftalmia yang merasakan kelainan struktural, situasi nanoftalmos seringkali tidak merasakan kelainan struktur.

Bila kita bukan tergolong keturunan yang normal mempunyai mata sipit, periksakan ke dokter andai Sahabat Sehat menyadari adanya lipatan epikantus pada kelopak mata anak Anda, atau andai matanya terlihat sipit/kecil. Tidak melulu pada bayi, waspadai pun mata sipit yang terjadi ketika dewasa, terutama andai mata sipit disertai gangguan penglihatan atau kendala menggerakkan mata.                       
Comments


EmoticonEmoticon